CACING ASCARIS LUMBRICOIDES PDF

Citra Aulia 0 Komentar Pada kali ini sridianti. Tentunya pembaca sebelumnya telah membaca Siklus Hidup Ascaris lumbricoides cacing perut disini kami akan menambah pengetahuan sedikit. Silahkan simak Siklus Hidup Ascaris lumbricoides cacing perut dibawah ini. Siklus hidup Ascaris lumbricoides memakan waktu sekitar tiga bulan. Askariasis dimulai, ketika telur Ascaris lumbricoides secara tidak sengaja tertelan.

Author:Ner Gokora
Country:Bosnia & Herzegovina
Language:English (Spanish)
Genre:Science
Published (Last):23 September 2019
Pages:207
PDF File Size:19.17 Mb
ePub File Size:10.5 Mb
ISBN:987-8-55940-247-1
Downloads:5349
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Arataxe



December 11, Ascaris lumbricoides adalah hewan invertebrata multiseluler yang hidup sebagai parasit dalam tubuh manusia. Dalam klasifikasi makhluk hidup , A. Klasifikasi animalia A. Sebutan lain untuk A. Disebut cacing perut, karena cacing ini dapat ditemukan dalam perut manusia.

Sebenarnya banyak cacing jenis lain yang ditemukan dalam perut manusia, salah satunya adalah Taenia sp dari kelas Platyhelminthes. Ciri ciri Platyhelminthes adalah tubuhnya pipih menyerupai pita sehingga mudah dibedakan dari A. Perbedaan lainnya adalah daur hidup cacing pita ada inang lain seperti babi, sapi, dan hewan ternak lain. Sedangkan bagi cacing A. Struktur dan Sistem Reproduksi A. Ada cacing jenis jantan dan betina.

Kedua jenis ini dapat dibedakan berdasarkan bentuk tubuhnya. Salah satu contohnya adalah ukuran jantan lebih kecil dibandingkan cacing betinanya. Masing — masing memiliki gigi dibagian dalamnya. Cara satu satunya cacing A. Oleh karena itu cacing ini memiliki tubuh yang mendukung terjadinya perkawinan ini. Disinilah tempat terjadinya spermatogenesis, peristiwa pembentukan sperma vas deferens — saluran dari testis. Saluran ini lebih tebal dibandingkan vas deferens. Ini juga berfungsi menyimpan sperma yang telah matang ejaculary duct — Saluran seminal vesicle menuju ke saluran yang lebih pendek dan memiliki banyak otot disebut ejaculary duct.

Saluran ini membuka menuju bagian ujung dari rectum anus cloaca — bagian akhir dari rectum, menerima feses dan sperma untuk dikeluarkan dari tubuh penial setae — berfungsi untuk menjaga vulva betina tetap terbuka saat kopulasi. Siklus Hidup Siklus Hidup Ascaris lumbricoides digambarkan sebagai berikut: 1. Proses Perkawinan Hewan A. Keduanya dapat dibedakan dengan mudah. Tubuh jantan biasanya lebih kecil dengan salah satu ujung melengkung seperti kait.

Sedangkan tubuh betinanya lebih besar dengan ujung lurus. Satu satunya cara berkembangbiak hewan A. Perkembangbiakan hewan ini akan menghasilkan telur sekitar Perkawinan ini terjadi didalam bagian bagian usus halus manusia.

Telur lumbricoides Keluar Dari Tubuh Manusia Meskipun cacing dapat bertelur dalam tubuh manusia, namun telur itu tidak bisa berkembang lebih lanjut. Hal ini dikarenakan untuk berkembang telur A.

Sehingga telur hanya bisa berkembang apabila berada diluar tubuh manusia. Telur biasanya ditemukan pada bagian usus, khususnya bagian bagian usus besar manusia dan terbawa keluar dalam feses. Apabila kondisi lingkungan mendukung, telur yang telah dibuahi akan berkembang ketahap selanjutnya. Telur Berkembang Dalam hidupnya, cacing hanya memiliki satu inang yaitu manusia, sama halnya dengan daur hidup cacing kremi. Meskipun demikian tidak semua telur dapat menginfeksi manusia.

Hanya telur yang dibuahi saja yang dapat menginfeksi tubuh. Telur yang dibuahi akan berkembang menjadi embrio dalam kondisi lingkungan yang mendukung. Oleh karena itu salah satu pencegahan penyebaran A. Dalam lingkungan yang tidak terjaga seperti penggunaan sungai sebagai buang air sekaligus kebutuhan lain, infeksi A. Infeksi ke Inang Telah diuraikan sebelumnya bahwa dalam lingkungan yang kebersihannya tidak terjaga, infeksi A.

Telur cacing dapat masuk melalui makanan, minuman, atau tangan manusia yang tidak higienis. Saat telur masuk dalam sistem pencernaan pada manusia , telur akan menetas menjadi larva. Migrasi lumbricoides Setelah ada didalam usus halus manusia, larva cacing kemudian menembus dinding usus dan masuk dalam sistem sirkulasi pada manusia melalui pembuluh kapiler. Cacing A. Sesampainya dalam paru paru, cacing akan berpindah ke alveolus. Disini mereka tumbuh. Namun dalam beberapa kasus, larva cacing yang ada dalam darah dapat masuk kedalam organ lain seperti bagian bagian otak manusia , mata, sumsum tulang belakang dan sebagainya.

Kembali Masuk dalam Sistem Pencernaan Setelah beberapa waktu, larva dalam alveolus akan tumbuh dan akhirnya naik ke bagian bronkus. Larva akan terus naik menuju laring. Adanya larva pada laring memicu batuk yang menyebabkan larva berpindah ke kerongkongan dan tertelan kembali ke sistem pencernaan. Kemudian didalam usus halus, larva cacing akan berkembang dan tumbuh menjadi cacing dewasa. Siklus ini akan kembali berlanjut.

CHANDRAYAN 1 PDF

Ascaris Lumbricoides

Resources Causal Agents Ascaris species are very large adult females: 20 to 35 cm; adult males: 15 to 30 cm nematodes roundworms that parasitize the human intestine. These two parasites are very closely related, and hybrids have been identified; thus, their status as distinct, reproductively isolated species is a contentious topic. Life Cycle: View Larger Adult worms live in the lumen of the small intestine. A female may produce approximately , eggs per day, which are passed with the feces.

EASYBOX 802 MANUAL PDF

Ascariasis

December 11, Ascaris lumbricoides adalah hewan invertebrata multiseluler yang hidup sebagai parasit dalam tubuh manusia. Dalam klasifikasi makhluk hidup , A. Klasifikasi animalia A. Sebutan lain untuk A.

DESCARCA CARTI GRATIS PDF

Siklus Hidup Ascaris lumbricoides (cacing perut)

Penyumbatan usus sehingga perut bisa terasa nyeri dan terjadi muntah parah Kapan saya harus periksa ke dokter? Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala seperti yang disebutkan di atas atau memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda. Tubuh setiap orang berbeda dalam merespons suatu kondisi. Mungkin saja ada gejala lain yang tidak disebutkan di atas. Konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda. Penyebab Apa penyebab penyakit cacingan? Penyebab penyakit cacingan adalah cacing Ascaris lumbricoides, alias cacing gelang.

Related Articles